Apel Rutin : Dispendukcapil Kendal Optimalkan Pemanfaatan Data Kependudukan dan Evaluasi Kinerja Pertengahan Tahun.
KENDAL – Mengawali semangat pelayanan di minggu ketiga bulan Juni, seluruh jajaran pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kendal kembali melaksanakan kegiatan rutin Apel Pagi pada Senin (15/06/2026). Bertindak selaku Pembina Apel dalam kesempatan tersebut adalah Bapak Endi Lestiyo, S.Pd., MM.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyoroti secara khusus mengenai pentingnya optimalisasi Pemanfaatan Data Kependudukan. Beliau menegaskan bahwa data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi merupakan hulu dari kesuksesan berbagai program strategis.
Dispendukcapil Kabupaten Kendal membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Lembaga Pengguna (seperti OPD terkait, instansi vertikal, maupun lembaga hukum lainnya) yang memerlukan akses pemanfaatan data kependudukan untuk menunjang tugas pokok dan fungsi mereka. Lembaga yang berminat dapat segera berkoordinasi dan menghubungi pihak Dispendukcapil Kabupaten Kendal guna memproses kerja sama resmi.
Secara regulasi, terdapat 5 (lima) metode resmi dalam pemanfaatan data kependudukan skala nasional. Namun, untuk efektivitas dan efisiensi di tingkat daerah, Dispendukcapil Kabupaten Kendal saat ini berfokus menggunakan metode Web Portal.
Selaim itu, mengingat lini masa kalender kerja yang telah memasuki pertengahan tahun, Bapak Endi Lestiyo juga memberikan instruksi kepada tiap bidang. Beliau meminta masing-masing bidang untuk segera melakukan pengecekan dan evaluasi kembali terhadap capaian target kinerja yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan apel rutin pagi ini berjalan dengan tertib, dan lancar. Sebelum barisan dibubarkan, seluruh pegawai berdoa sejenak guna memohon kelancaran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai penutup yang membakar semangat, gemuruh yel-yel Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) diteriakkan secara kompak oleh seluruh jajaran, menegaskan kembali komitmen kuat Dispendukcapil Kabupaten Kendal dalam menjaga integritas, menolak segala bentuk pungli, dan mewujudkan birokrasi yang bersih melayani.
